Ketua PUK FSPIP-KBBI PT Sitoy Leather Products Indonesia Desak Kenaikan UMK dan UMSK Kendal 2027 di kantor bupati kendal

KENDAL – pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) FSPIP-KBBI PT Sitoy Leather Products Indonesia mendesak agar kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Kendal tahun 2027 ditetapkan secara layak dan berpihak pada kesejahteraan pekerja dan keluarganya.Desakan tersebut didasarkan pada pentingnya penyesuaian upah dengan kebutuhan hidup pekerja, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta kondisi perekonomian yang terus berkembang. Menurut pandangan serikat pekerja, kebijakan pengupahan harus mampu memberikan perlindungan terhadap daya beli buruh sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan.pengurus PUK FSPIP-KBBI PT Sitoy Leather Products Indonesia menekankan bahwa penetapan UMK dan UMSK tahun 2027 perlu mempertimbangkan aspirasi kaum buruh, kondisi riil kehidupan pekerja, serta karakteristik sektor industri di Kabupaten Kendal.Serikat pekerja juga mendorong pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait agar membuka ruang dialog yang konstruktif dengan perwakilan pekerja dan pengusaha. Dengan demikian, penetapan upah diharapkan tidak hanya memperhatikan kondisi dunia usaha, tetapi juga memenuhi kebutuhan hidup layak bagi para pekerja.Selain kenaikan UMK, penetapan UMSK dinilai penting untuk memperhatikan karakteristik dan risiko pekerjaan serta kondisi sektor usaha yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.pengurus PUK FSPIP-KBBI PT Sitoy Leather Products Indonesia berharap proses penetapan upah Kabupaten Kendal tahun 2027 dilakukan secara transparan, objektif, dan melibatkan unsur pekerja secara bermakna. Serikat pekerja menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan buruh merupakan bagian penting dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjuta.(SH/AR)